penerbit buku anggota ikapi

Naskah Skripsi atau Tesis Bisa Jadi Buku? Ini Langkah Mudahnya

Bagi banyak mahasiswa S2 dan S3, skripsi atau tesis sering dianggap selesai setelah sidang dan pengumpulan ke perpustakaan kampus. Padahal, hasil penelitian tersebut sebenarnya memiliki potensi besar untuk dijadikan buku populer maupun buku akademik ringan. Dengan sedikit penyesuaian, karya ilmiah yang awalnya hanya dibaca dosen pembimbing dapat menjangkau mahasiswa lain, praktisi, bahkan masyarakat umum.

Salah satu alasan mengapa menerbitkan tesis menjadi buku semakin diminati adalah karena isi penelitian biasanya sudah memiliki dasar teori yang kuat, data yang valid, dan pembahasan yang mendalam. Tantangannya bukan pada isi penelitiannya, melainkan pada cara penyajiannya agar lebih nyaman dibaca.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghapus bagian yang terlalu administratif dan teknis. Buku tidak memerlukan lembar pengesahan, pernyataan keaslian, berita acara sidang, maupun tabel statistik yang sangat rinci. Bagian seperti uji normalitas, uji validitas item, atau output SPSS/Jamovi cukup disimpan sebagai dokumen penelitian, bukan dimasukkan seluruhnya ke dalam buku.

Setelah itu, ubah bahasa akademik yang kaku menjadi lebih komunikatif. Misalnya, judul skripsi psikologi seperti “Pengaruh Emotional Ambivalence terhadap Intensi Cart Abandonment pada Mahasiswa Pengguna Shopee” dapat diubah menjadi “Kenapa Kita Sering Membatalkan Belanja Online?”. Perubahan judul seperti ini membuat pembaca langsung memahami topik yang dibahas tanpa harus memahami istilah ilmiah terlebih dahulu.

Agar buku terasa lebih hidup, tambahkan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembaca akan lebih tertarik ketika penelitian dikaitkan dengan pengalaman nyata, seperti memilih barang di marketplace, merasa ragu saat hendak membeli, lalu akhirnya menutup aplikasi tanpa menyelesaikan transaksi. Dari situ penulis dapat menjelaskan bahwa perilaku tersebut berkaitan dengan konflik emosi atau ambivalensi yang memang ditemukan dalam penelitian psikologi.

Selain itu, struktur buku sebaiknya tidak mengikuti urutan bab skripsi secara mentah. Pembaca umum lebih nyaman membaca alur yang mengalir: mulai dari fenomena yang sering terjadi, penjelasan psikologisnya, temuan penelitian, lalu pelajaran yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara ini, isi penelitian tetap dipertahankan, tetapi penyampaiannya menjadi jauh lebih ringan.

Bagi mahasiswa pascasarjana, mengubah tesis menjadi buku juga dapat menjadi langkah strategis untuk membangun rekam jejak akademik. Buku ber-ISBN dapat digunakan sebagai portofolio profesional, bahan ajar, atau referensi bagi peneliti lain yang memiliki minat pada topik serupa.

Pada akhirnya, skripsi atau tesis tidak harus berhenti sebagai dokumen kampus. Dengan menghapus bagian yang tidak perlu, menyederhanakan bahasa, dan menambahkan contoh yang relevan, penelitian Anda dapat berubah menjadi buku yang lebih bermanfaat, lebih mudah dipahami, dan memiliki jangkauan pembaca yang jauh lebih luas.

Penerbit Widina siap membantu proses review, editing, layout, pengurusan ISBN, hingga buku siap terbit secara profesional.

👉 Kirim draft skripsi atau tesis Anda sekarang untuk direview editor Penerbit Widina dan wujudkan karya ilmiah Anda menjadi buku yang layak dibaca lebih banyak orang.

Tags :

Share :

Picture of Markom

Markom

Untuk menambah wawasan seputar publikasi ilmiah, silakan klik tombol di bawah ini:

All Posts

Latest Post

Beli Buku Penerbit Widina

Bisa dibeli melalui marketplace: Shopee, Tokopedia dan google book.